PT Equityworld Futures Cyber2 Jakarta | Emas Bertahan Bullish Jelang Rilis PCE AS, Fokus Pasar Tertuju pada Area US$4.700
Jakarta – Harga emas masih mempertahankan tren bullish meskipun gagal menembus level psikologis US$4.700 per troy ons pada perdagangan Selasa (25/8). Logam mulia ini tetap didukung oleh pelemahan dolar AS dan penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS (Treasury), yang meningkatkan daya tarik aset safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi global. [newsmaker.id]
Baca juga: EWF_CYBER2 | Freeport Buat Draft Perjanjian Lepas 12 Persen Saham ke Pemerintah RI
Berdasarkan data pasar, harga emas spot berada di kisaran US$4.661,94 per troy ons, menguat sekitar 0,23%, setelah bergerak dalam rentang harian US$4.605,53 hingga US$4.696,98. Pergerakan tersebut menunjukkan minat beli kembali muncul setelah aksi ambil untung sebelumnya mendorong harga menjauh dari level tertinggi dalam lebih dari tiga bulan. [newsmaker.id]
Salah satu faktor utama yang menopang harga emas adalah melemahnya dolar AS. Indeks dolar (DXY) tercatat berada di sekitar 98,90, turun sekitar 0,09% dan masih bertahan dekat level terendah beberapa bulan terakhir. Di saat yang sama, yield Treasury AS tenor 10 tahun turun signifikan ke sekitar 4,625% dari sebelumnya 4,704%, sehingga mengurangi opportunity cost bagi investor yang memegang emas. [newsmaker.id]
Penurunan yield tersebut berkaitan dengan langkah Departemen Keuangan AS yang memperbesar program pembelian kembali (buyback) obligasi jangka panjang. Kebijakan ini ditujukan untuk meningkatkan likuiditas pasar Treasury, namun juga memunculkan kekhawatiran mengenai kondisi fiskal Amerika Serikat dan potensi pelemahan nilai dolar. Sentimen yang dikenal sebagai debasement trade kembali menjadi salah satu pendorong utama reli emas dalam beberapa sesi terakhir. [newsmaker.id]
Meski demikian, ruang kenaikan emas masih dibatasi oleh area resistance kuat di US$4.700. Harga sempat menyentuh sekitar US$4.696 sebelum kehilangan momentum. Investor kini cenderung berhati-hati menjelang rilis data Core Personal Consumption Expenditures (PCE) Juli, yang diproyeksikan bertahan di 3,3% secara tahunan, masih jauh di atas target inflasi Federal Reserve sebesar 2%. [newsmaker.id]
Pasar juga belum sepenuhnya menghapus kemungkinan kenaikan suku bunga oleh The Fed pada pertemuan September mendatang. Kekhawatiran tersebut diperkuat oleh pernyataan Presiden Federal Reserve Boston, Susan Collins, yang menegaskan bahwa pengetatan kebijakan moneter tambahan mungkin diperlukan apabila inflasi belum menunjukkan penurunan yang memadai. [newsmaker.id]
Dari sisi permintaan fisik, emas masih mendapat dukungan positif. Impor bersih emas China melalui Hong Kong pada Juli dilaporkan meningkat sekitar 11% dibanding bulan sebelumnya, mencerminkan masih kuatnya minat investasi di negara konsumen emas terbesar dunia tersebut. Namun, premi risiko geopolitik mulai berkurang seiring adanya perkembangan diplomatik terkait Iran dan kembali dibukanya Selat Hormuz. [newsmaker.id]
Selain itu, pelemahan harga minyak turut membantu meredakan kekhawatiran inflasi energi. Kontrak Brent November diperdagangkan di sekitar US$85,99 per barel, yang turut mengurangi kebutuhan lindung nilai terhadap lonjakan harga energi. [newsmaker.id]
Prospek Emas
Secara fundamental, prospek emas masih cenderung bullish, meskipun saat ini bergerak dalam fase konsolidasi. Kombinasi dolar AS yang bertahan di bawah level 99 serta penurunan yield Treasury menjadi faktor pendukung utama bagi harga emas. [newsmaker.id]
Pelaku pasar akan mencermati level US$4.700 sebagai resistance penting. Jika berhasil ditembus secara meyakinkan, harga emas berpotensi melanjutkan kenaikan menuju area US$4.720 hingga US$4.750 per troy ons. Sebaliknya, apabila data PCE menunjukkan inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan dan meningkatkan peluang kenaikan suku bunga, emas berisiko terkoreksi ke area US$4.620 hingga US$4.600. [newsmaker.id]
Untuk jangka pendek, perhatian pasar akan tertuju pada data PCE AS sebagai katalis utama, sebelum fokus beralih ke pidato Kevin Warsh dalam forum Jackson Hole pada akhir pekan ini. [newsmaker.id]
No Comments