PT Equityworld Futures Cyber2 Jakarta | Minyak Hampir Hapus Seluruh Kenaikan, Pasar Kembali Fokus pada Risiko Pasokan dan Permintaan
Harga minyak dunia bergerak melemah dan hampir menghapus seluruh kenaikan sebelumnya setelah pelaku pasar kembali menimbang prospek pasokan global yang relatif memadai serta ketidakpastian permintaan energi. Sentimen yang sempat mendorong reli minyak mulai mereda seiring berkurangnya kekhawatiran gangguan pasokan dalam jangka pendek. [newsmaker.id], [newsmaker.id]
Baca juga: EWF_CYBER2 | Freeport Buat Draft Perjanjian Lepas 12 Persen Saham ke Pemerintah RI
Perdagangan minyak beberapa waktu terakhir cenderung berada dalam rentang yang terbatas. Investor masih mencermati keseimbangan antara kebijakan produksi OPEC+, perkembangan geopolitik, serta kondisi ekonomi global yang berpotensi memengaruhi konsumsi energi. Di satu sisi, pembatasan produksi dari kelompok produsen minyak memberikan dukungan terhadap harga. Namun di sisi lain, kekhawatiran mengenai pertumbuhan permintaan yang melambat membatasi ruang penguatan lebih lanjut. [newsmaker.id], [newsmaker.id]
Tekanan tambahan datang dari proyeksi kelebihan pasokan yang masih membayangi pasar. Sejumlah lembaga dan pelaku industri menilai produksi minyak global berpotensi meningkat lebih cepat dibanding pertumbuhan konsumsi, sehingga menimbulkan risiko surplus pada periode mendatang. Kondisi ini membuat investor cenderung berhati-hati dalam mendorong harga ke level yang lebih tinggi. [newsmaker.id], [newsmaker.id]
Selain faktor fundamental, pergerakan dolar AS juga menjadi perhatian utama. Penguatan dolar biasanya membuat komoditas yang diperdagangkan dalam mata uang tersebut menjadi lebih mahal bagi pembeli internasional, sehingga dapat menekan permintaan dan menghambat kenaikan harga minyak. [newsmaker.id]
Pelaku pasar kini menantikan data ekonomi dan energi terbaru untuk memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai arah permintaan global. Laporan persediaan minyak, perkembangan ekonomi di negara-negara konsumen utama, serta kebijakan produksi OPEC+ akan menjadi faktor penting yang menentukan pergerakan harga dalam beberapa pekan ke depan. [newsmaker.id], [newsmaker.id]
Secara keseluruhan, meskipun harga minyak sempat memperoleh dukungan dari faktor geopolitik dan kebijakan pasokan, kekhawatiran terhadap pertumbuhan permintaan dan potensi surplus pasokan membuat kenaikan tersebut sulit dipertahankan. Akibatnya, pasar kembali bergerak hati-hati dan minyak hampir menghapus seluruh penguatan yang sempat tercatat sebelumnya. [newsmaker.id], [newsmaker.id]
Sumber inspirasi: Newsmaker.id
No Comments