Blog

PT Equitywrold Futures Cyber2 Jakarta | Emas Jatuh di Bawah US$4.100, Tertekan Sikap Hawkish The Fed dan Penguatan Dolar AS

10:17 24 June in Gold
0 Comments
0

Harga emas dunia kembali berada di bawah tekanan setelah turun mendekati level psikologis US$4.100 per troy ons. Pelemahan ini dipicu oleh kombinasi kebijakan moneter Amerika Serikat yang masih cenderung ketat, penguatan dolar AS, serta meredanya kekhawatiran geopolitik yang sebelumnya mendorong permintaan aset safe haven. [cnbcindonesia.com], [equity-wor…-medan.com]

Pada perdagangan terbaru, harga emas tercatat di kisaran US$4.195 per troy ons setelah sebelumnya ditutup pada level US$4.208,59 per troy ons, atau turun sekitar 1,15%. Penurunan tersebut memperpanjang tren pelemahan emas yang telah berlangsung selama beberapa hari terakhir. [cnbcindonesia.com], [equity-wor…-medan.com]

Salah satu faktor utama yang menekan harga emas adalah perubahan nada kebijakan Federal Reserve (The Fed) yang semakin hawkish. Meskipun bank sentral AS mempertahankan suku bunga acuannya, sejumlah pejabat The Fed masih membuka peluang kenaikan suku bunga lanjutan sebelum akhir tahun. Kondisi ini meningkatkan ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter yang lebih ketat dan mendorong penguatan dolar AS. [cnbcindonesia.com], [equity-wor…-medan.com]

Indeks dolar AS bahkan mencapai level tertinggi sejak Mei 2025. Penguatan mata uang dolar membuat emas menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain, sehingga permintaan terhadap logam mulia tersebut cenderung menurun. Selain itu, emas yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset) menjadi kurang menarik ketika suku bunga berada pada level tinggi. [cnbcindonesia.com], [equity-wor…-medan.com]

Tekanan tambahan datang dari meredanya ketegangan geopolitik setelah Amerika Serikat dan Iran merilis kesepakatan sementara untuk mengurangi konflik yang terjadi sebelumnya. Berkurangnya kekhawatiran pasar terhadap risiko geopolitik membuat minat investor terhadap aset lindung nilai seperti emas ikut menurun. [cnbcindonesia.com]

Tidak hanya emas, harga perak juga mengalami pelemahan signifikan. Perak tercatat turun lebih dari 3% dan memperpanjang tren negatif dalam beberapa sesi terakhir. Penurunan pada kedua logam mulia ini mencerminkan perubahan sentimen pasar global yang saat ini lebih fokus pada arah kebijakan suku bunga dan pergerakan dolar AS. [cnbcindonesia.com]

Ke depan, pelaku pasar akan terus mencermati perkembangan kebijakan The Fed, data inflasi AS, serta dinamika geopolitik global. Jika ekspektasi kenaikan suku bunga semakin menguat dan dolar AS tetap berada dalam tren bullish, harga emas berpotensi menghadapi tekanan lanjutan. Namun, ketidakpastian ekonomi dan risiko geopolitik yang kembali meningkat sewaktu-waktu masih dapat menjadi faktor pendukung bagi logam mulia tersebut. [cnbcindonesia.com], [equity-wor…-medan.com]

Sumber: Newsmaker.id

 

Profil Perusahaan

Ilustrasi Transaksi

Hubungi Kami

Legalitas Perusahaan

No Comments

Post a Comment