PT Equityworld Futures Cyber2 Jakarta | Emas Tertekan, Bersiap Catat Penurunan Mingguan di Tengah Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga
Harga emas dunia bergerak melemah dan berpotensi menutup pekan ini dengan kinerja negatif. Tekanan terhadap logam mulia muncul setelah pasar semakin yakin Federal Reserve (The Fed) berpeluang mempertahankan suku bunga tinggi atau bahkan menaikkannya lebih lanjut, seiring meningkatnya kekhawatiran inflasi yang dipicu oleh harga energi. Di saat yang sama, optimisme terhadap proses perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran turut mengurangi daya tarik emas sebagai aset safe haven. [tpfx.co.id], [liputan6.com]
Baca juga: EWF_CYBER2 | Freeport Buat Draft Perjanjian Lepas 12 Persen Saham ke Pemerintah RI
Sentimen pasar global belakangan didorong oleh perkembangan diplomatik antara Washington dan Teheran. Meskipun negosiasi belum mencapai kesepakatan final, pernyataan sejumlah pejabat menunjukkan adanya kemajuan dalam pembicaraan. Kondisi tersebut mendorong investor lebih berani masuk ke aset berisiko seperti saham dan mengurangi eksposur terhadap aset lindung nilai, termasuk emas. [tpfx.co.id], [id.trading…nomics.com]
Di sisi lain, kenaikan harga minyak mentah semakin memperkuat kekhawatiran bahwa inflasi dapat kembali meningkat. Apabila tekanan inflasi berlanjut, The Fed diperkirakan akan mempertahankan kebijakan moneter yang ketat lebih lama dari perkiraan sebelumnya. Lingkungan suku bunga tinggi umumnya menjadi faktor negatif bagi emas karena logam mulia tidak menawarkan imbal hasil seperti obligasi atau instrumen pendapatan tetap lainnya. [tpfx.co.id], [liputan6.com]
Penguatan dolar AS juga menjadi faktor tambahan yang membebani pergerakan harga emas. Ketika dolar menguat, harga emas menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain, sehingga berpotensi menekan permintaan global. Selain itu, kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat semakin mengurangi daya tarik emas sebagai tempat penyimpanan nilai. [liputan6.com], [id.trading…nomics.com]
Menurut data pasar yang dikutip berbagai pengamat, peluang kenaikan suku bunga The Fed meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Investor kini terus mencermati perkembangan inflasi, harga energi, serta komentar pejabat bank sentral untuk mendapatkan petunjuk mengenai arah kebijakan moneter berikutnya. [tpfx.co.id], [liputan6.com]
Meski demikian, prospek emas belum sepenuhnya kehilangan dukungan. Risiko geopolitik yang masih ada dan ketidakpastian ekonomi global berpotensi kembali mendorong permintaan terhadap aset aman jika situasi berubah. Namun untuk jangka pendek, fokus pasar tampaknya lebih tertuju pada prospek suku bunga dan perkembangan hubungan AS-Iran, yang saat ini menjadi faktor dominan dalam menentukan arah pergerakan harga emas. [id.trading…nomics.com], [tpfx.co.id]
Sumber inspirasi: Newsmaker.id – “Emas Menuju Penurunan Mingguan, Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga Tekan Sentimen Perdamaian AS-Iran”
Sumber: Newsmaker
No Comments