Blog

PT Equityworld Futures Cyber2 Jakarta | Dolar AS Menguat, USD/JPY Dekati Level Kritis 160

09:10 09 June in Business
0 Comments
0

Pasangan mata uang USD/JPY kembali menguat pada perdagangan Asia setelah dolar Amerika Serikat mendapatkan dorongan dari solidnya data ketenagakerjaan AS. Pergerakan ini membawa USD/JPY mendekati area psikologis 160, level yang selama ini menjadi perhatian serius pemerintah Jepang. [newsmaker.id], [fxstreet.com]

Penguatan dolar terjadi setelah laporan Nonfarm Payrolls (NFP) Amerika Serikat mencatat penambahan tenaga kerja sebesar 172 ribu pada Mei, jauh di atas ekspektasi pasar. Tingkat pengangguran juga tetap stabil di kisaran 4,3%, menandakan pasar tenaga kerja AS masih cukup kuat di tengah kebijakan moneter ketat Federal Reserve. [newsmaker.id], [fxstreet.com]

Data tersebut meningkatkan keyakinan investor bahwa The Fed masih memiliki ruang untuk mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama, bahkan membuka peluang kenaikan suku bunga tambahan. Berdasarkan CME FedWatch, probabilitas kenaikan suku bunga The Fed pada akhir tahun meningkat signifikan dibanding bulan sebelumnya. Ekspektasi ini menjadi katalis utama penguatan dolar AS terhadap yen Jepang. [newsmaker.id], [fxstreet-id.com]

Di sisi lain, pelemahan yen memicu kewaspadaan pemerintah Jepang. Otoritas Tokyo kembali mengeluarkan peringatan verbal terhadap pergerakan mata uang yang dianggap terlalu berlebihan. Menteri Keuangan Jepang menegaskan pemerintah siap mengambil langkah “tegas dan tepat” guna menahan pelemahan yen jika volatilitas semakin tinggi. [newsmaker.id], [fxstreet.com]

Pasar pun mulai berhati-hati memasuki area 160 karena level tersebut dinilai berpotensi memicu intervensi langsung dari otoritas Jepang, seperti yang pernah terjadi sebelumnya. Para pelaku pasar kini menimbang dua faktor utama: kekuatan dolar akibat ekspektasi kebijakan The Fed dan risiko intervensi Tokyo yang dapat membalikkan tren secara tiba-tiba. [id.investing.com], [fxstreet.com]

Selain faktor eksternal, yen juga masih dipengaruhi prospek kebijakan Bank of Japan (BoJ). Meski terdapat ekspektasi pengetatan kebijakan moneter dari BoJ, selisih suku bunga yang masih lebar antara AS dan Jepang membuat dolar tetap lebih menarik bagi investor global. Kondisi ini menjadi alasan utama mengapa tekanan terhadap yen belum sepenuhnya mereda. [fxstreet-id.com], [fxstreet.com]

Dengan kombinasi data ekonomi AS yang kuat dan sikap siaga pemerintah Jepang, pergerakan USD/JPY diperkirakan akan tetap volatil dalam beberapa waktu ke depan. Investor kini menunggu data inflasi AS berikutnya serta sinyal kebijakan terbaru dari Federal Reserve dan Bank of Japan untuk menentukan arah pasar selanjutnya. [fxstreet.com], [id.investing.com]

Sumber: Newsmaker.id

Profil Perusahaan

Ilustrasi Transaksi

Hubungi Kami

Legalitas Perusahaan

No Comments

Post a Comment