Blog

PT Equityworld Futures Cyber2 Jakarta | Emas Bergerak Datar, Berpotensi Catat Kenaikan Mingguan Keempat

08:07 17 April in Gold
0 Comments
0

Harga emas dunia bergerak relatif stabil pada perdagangan akhir pekan, namun tetap berada di jalur kenaikan mingguan keempat secara beruntun. Pergerakan yang cenderung mendatar ini mencerminkan sikap hati‑hati pelaku pasar yang sedang menimbang berbagai faktor global, terutama perkembangan geopolitik dan arah kebijakan moneter Amerika Serikat.

Pada perdagangan Jumat, emas diperdagangkan di kisaran US$4.700 per ons, mempertahankan penguatan yang telah terbentuk sejak awal pekan. Stabilnya harga tersebut menunjukkan bahwa minat terhadap emas sebagai aset lindung nilai masih terjaga, meskipun volatilitas jangka pendek mulai menurun.

Salah satu sentimen utama yang memengaruhi pasar adalah perkembangan pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran. Investor memilih bersikap wait and see menjelang perundingan lanjutan, mengingat dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah berpengaruh besar terhadap harga energi dan ekspektasi inflasi global. Selama ketidakpastian masih berlangsung, emas tetap dipandang menarik sebagai aset safe haven.

Selain faktor geopolitik, ekspektasi kebijakan suku bunga The Federal Reserve juga menjadi penopang harga emas. Pasar masih memperkirakan bahwa ruang pengetatan moneter tambahan semakin terbatas, terutama jika tekanan inflasi mulai mereda seiring turunnya harga energi. Dalam kondisi seperti ini, emas—yang tidak memberikan imbal hasil bunga—menjadi relatif lebih kompetitif dibandingkan instrumen berbasis suku bunga.

Dari sisi pasar valuta asing, pelemahan indeks dolar AS dalam beberapa sesi terakhir turut membantu menjaga harga emas tetap kuat. Ketika dolar melemah, harga emas menjadi lebih terjangkau bagi investor yang menggunakan mata uang lain, sehingga permintaan cenderung meningkat.

Secara mingguan, kinerja emas mencatat tren positif yang konsisten. Meski kenaikannya tidak agresif, stabilitas harga menunjukkan bahwa tekanan jual relatif terbatas. Hal ini menandakan pelaku pasar masih memiliki keyakinan terhadap prospek emas di tengah lingkungan global yang sarat ketidakpastian.

Ke depan, pergerakan harga emas akan sangat bergantung pada hasil negosiasi geopolitik, rilis data inflasi Amerika Serikat, serta sinyal lanjutan dari bank sentral utama dunia. Jika ketegangan global kembali meningkat atau arah kebijakan moneter menjadi lebih dovish, maka peluang emas untuk melanjutkan tren kenaikan masih terbuka.

 

Sumber: Newsmaker.id

Profil Perusahaan

Ilustrasi Transaksi

Hubungi Kami

Legalitas Perusahaa

No Comments

Post a Comment