Blog

PT Equityworld Futures Cyber2 Jakarta | Ketidakpastian Tarif Trump Dorong Emas Lanjut Rally

01:12 24 February in Gold
0 Comments
0

Harga emas global kembali menguat pada Jumat, 12 Juli 2025, menandai kenaikan tiga hari berturut-turut dan mendekati batas atas kisaran mingguan. Penguatan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan global setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan rencana penerapan tarif baru terhadap sejumlah mitra dagang utama. Rencana tersebut, yang dijadwalkan mulai berlaku pada 1 Agustus, memicu gelombang kekhawatiran di pasar keuangan internasional.

Ketegangan Dagang Picu Minat pada Aset Safe Haven

Pernyataan Trump mengenai tarif baru membuat pelaku pasar mengantisipasi potensi perang dagang berskala besar. Ketidakpastian ini mendorong investor mengalihkan dana ke aset-aset aman (safe haven), terutama emas, yang secara historis menjadi pilihan utama ketika risiko geopolitik dan ekonomi meningkat.

Emas, meskipun tidak menghasilkan imbal hasil seperti obligasi, tetap menjadi instrumen lindung nilai yang kuat. Saat sentimen risiko memburuk, permintaan terhadap logam mulia ini meningkat secara signifikan.

Dolar AS Menguat, Ruang Kenaikan Emas Terbatas

Di sisi lain, penguatan dolar AS menahan laju kenaikan harga emas. Rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang kuat pada pekan sebelumnya menunjukkan pasar tenaga kerja masih solid, sehingga pasar mengurangi ekspektasi pemangkasan suku bunga jangka pendek oleh Federal Reserve (The Fed). Hal ini membuat dolar AS berada di level tertinggi dalam lebih dari dua minggu.

Kondisi ini secara teknis membatasi momentum bullish emas karena harga logam mulia menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain.

Prospek Harga Masih Fluktuatif

Para analis menilai bahwa kondisi pasar emas pada saat ini masih rentan terhadap pergerakan fluktuatif. Selama belum ada kejelasan mengenai arah kebijakan tarif Trump dan sikap The Fed ke depan, harga emas diperkirakan akan bergerak dalam pola naik-turun yang tidak menentu. Namun, sentimen global yang cenderung berhati-hati diyakini tetap memberikan dukungan bagi harga emas.

Analis juga menyarankan agar pelaku pasar menunggu konfirmasi aksi beli lanjutan sebelum mengambil posisi bullish jangka pendek yang agresif, mengingat ketidakpastian yang masih tinggi di pasar global.

 

Sumber: Newsmaker.id

Profil Perusahaan

Ilustrasi Transaksi

Hubungi Kami

Legalitas Perusahaan

No Comments

Post a Comment