PT Equityworld Futures Cyber2 Jakarta – Pound Tertahan di Level 1,34: Pasar Menanti Rilis Data Ekonomi AS
Pergerakan pasangan mata uang GBP/USD kembali menjadi perhatian pasar setelah Pound Sterling tertahan di area 1,34, sementara pelaku pasar bersiap menghadapi rangkaian rilis data ekonomi penting dari Amerika Serikat. Situasi ini menciptakan dinamika yang menarik bagi investor yang menantikan arah pasar selanjutnya.
Dampak Kebijakan The Fed dan Kondisi Ekonomi AS
Dalam beberapa sesi terakhir, Pound sempat menguat setelah Federal Reserve mengambil keputusan untuk memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin. Keputusan ini melemahkan Dolar AS dan mendorong GBP/USD untuk bergerak di atas 1,34. Namun, penguatan tersebut tertahan menjelang rilis data tenaga kerja dan laporan ekonomi lanjutan dari AS, yang diperkirakan dapat mempengaruhi ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter The Fed.
Data terbaru menunjukkan bahwa klaim pengangguran awal di AS meningkat, mencerminkan pelemahan lanjutan dalam pasar tenaga kerja. Selain itu, data neraca perdagangan AS juga memperlihatkan penyusutan defisit, yang biasanya memberikan sentimen positif bagi Dolar. Perpaduan data ini membuat pasar berhati‑hati dalam menentukan posisi sebelum rilis Nonfarm Payrolls (NFP) pekan berikutnya.
Fokus Pasar: “Bom Data” AS yang Menentukan Arah
Investor menyebut rangkaian rilis data pekan ini sebagai “bom data” karena berpotensi menciptakan volatilitas besar. Selain NFP, pasar juga menanti pidato dari beberapa pejabat Federal Reserve yang dapat memberikan petunjuk baru mengenai arah kebijakan suku bunga ke depan.
Situasi ini membuat Dolar AS berada di persimpangan: melemah akibat ekspektasi pemangkasan suku bunga lebih lanjut, namun tetap mendapat dukungan dari beberapa data ekonomi yang menunjukkan ketahanan tertentu.
Sentimen dari Inggris: Kalender Data Relatif Ringan
Berbeda dengan AS, Inggris tidak memiliki banyak rilis data berat dalam pekan yang sama. Pasar hanya menantikan data Produk Domestik Bruto (GDP) Inggris, yang diperkirakan tumbuh tipis 0,1% pada bulan Oktober. Jika realisasi data lebih rendah dari ekspektasi, hal ini dapat membebani Pound di tengah ketidakpastian global.
Selain itu, para pelaku pasar juga menantikan keputusan Bank of England (BoE) yang berdasarkan survei Reuters kemungkinan akan menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin dalam rapat mendatang — sebuah langkah yang dapat menambah tekanan terhadap Pound.
Kesimpulan: Pound Menunggu Momentum Baru
Dengan Pound yang masih tertahan di level 1,34, pasar kini berada dalam fase tunggu, mengamati apakah data ekonomi AS akan memberikan momentum baru bagi Dolar atau justru memperpanjang tekanan terhadapnya. Sementara itu, minimnya katalis dari Inggris membuat GBP/USD sangat sensitif terhadap perkembangan dari Amerika Serikat.
Volatilitas diperkirakan meningkat dalam beberapa hari ke depan, dan trader disarankan untuk tetap waspada terhadap rilis data ekonomi besar serta komentar dari pejabat bank sentral yang dapat menggerakkan pasar secara tiba‑tiba.
Sumber : Newsmaker.id
No Comments