Blog

PT Equityworld Futures Cyber2 Jakarta – Dolar Tertahan di Level 99, Ketegangan Drama Greenland Masih Membayangi Pasar

03:05 20 January in Business
0 Comments
0

Nilai tukar dolar Amerika Serikat kembali bergerak melemah dan tertahan di kisaran indeks 99, dipicu kombinasi tekanan fundamental serta meningkatnya ketidakpastian geopolitik yang bersumber dari drama Greenland yang kembali mencuat. Ketegangan ini membuat investor berhati-hati dan mendorong aliran modal menuju aset safe haven, seperti yen Jepang dan franc Swiss.

Tekanan Baru pada Dolar: Tarif dan Ketegangan Perdagangan

Dalam beberapa laporan pasar, dolar terpantau menurun menuju atau mendekati level 99 akibat meningkatnya kecemasan investor setelah Presiden Donald Trump kembali menghidupkan retorika kenaikan tarif impor terhadap berbagai negara. Sentimen pasar terkikis ketika Trump mengumumkan rencana peningkatan tarif impor baja dan aluminium menjadi 50%, yang memicu kekhawatiran lanjutan mengenai potensi eskalasi perang dagang. [newsmaker.id]

Kondisi ini diperparah ketika China menolak klaim Washington bahwa Beijing melanggar kesepakatan dagang terbaru, membuat peluang tercapainya dialog tingkat tinggi dalam waktu dekat semakin kecil. Investor pun menunggu data ekonomi AS, termasuk laporan ketenagakerjaan mingguan dan Nonfarm Payrolls, untuk menilai arah kebijakan The Fed selanjutnya. [newsmaker.id]

Drama Greenland Mengganggu Stabilitas Geopolitik

Di sisi lain, pasar juga diguncang oleh tensi geopolitik terkait keinginan Trump atas Greenland, sebuah isu yang dalam beberapa pekan terakhir kembali mencuat dan menimbulkan friksi diplomatik antara AS, Denmark, dan Greenland.

Trump kembali mengisyaratkan kemungkinan penggunaan tarif baru untuk menekan negara-negara Eropa yang menolak negosiasi terkait Greenland. Ancaman tarif tersebut menambah ketidakpastian global, terutama karena sebelumnya Trump juga mempertimbangkan opsi militer dan berbagai bentuk tekanan ekonomi untuk mendorong akuisisi wilayah tersebut. [newsmaker.id]

Ketegangan meningkat ketika Denmark berusaha mengatur pertemuan tingkat tinggi di Washington untuk “meluruskan” klaim dan narasi keamanan yang dianggap berlebihan oleh pemerintahan AS. Greenland dan Denmark secara eksplisit menolak segala bentuk upaya pengambilalihan, sementara pejabat AS terlihat terpencar antara keinginan meredam tensi dan mempertahankan tekanan diplomatik. Kondisi ini memicu kewaspadaan pasar dan meningkatkan volatilitas nilai tukar. [newsmaker.id]

Mengapa Greenland Dikaitkan dengan Sentimen Pasar dan Dolar?

Greenland memiliki nilai strategis dan ekonomi yang besar. Pulau ini kaya sumber daya mineral, memiliki posisi militer penting, dan berada di jalur perdagangan Arktik yang semakin strategis. Alasan inilah yang membuat tekanan diplomatik AS terhadap Denmark menjadi isu serius bagi investor global.

Setiap sinyal eskalasi—baik dalam bentuk ancaman tarif, tekanan militer, maupun ketidaksepakatan diplomatik—mendorong investor mengalihkan aset ke instrumen yang lebih aman, sehingga menopang safe haven dan menekan dolar. Ini berkontribusi pada tertahannya indeks dolar di sekitar level 99 dalam beberapa sesi perdagangan terakhir. [newsmaker.id], [newsmaker.id]

Pasar Tetap Waspada

Dengan ketegangan geopolitik belum menunjukkan tanda mereda serta dinamika kebijakan perdagangan AS yang berubah cepat, dolar diperkirakan akan bergerak fluktuatif dalam jangka pendek. Para pelaku pasar terus memantau:

  • Langkah diplomatik lanjutan AS–Denmark–Greenland
  • Perkembangan dalam pembicaraan perdagangan AS–China
  • Data ekonomi utama AS yang dapat memengaruhi arah kebijakan The Fed

Selama ketidakpastian ini berlangsung, dolar kemungkinan akan tetap berada di bawah tekanan, dengan indeks yang rentan tertahan di kisaran 99.

Sumber: Newsmaker.id

News Maker 23 – Indonesia News Portal for Traders

Demo EWF

Demo Equityworld

No Comments

Post a Comment