Blog

PT Equitwyorld Futures Cyber2 Jakarta – Pound Tahan Diri, Dolar Tetap Kuat – Arah Utama Menanti Data AS

01:56 08 January in Economy
0 Comments
0

Jakarta, 8 Januari 2026 – Pada sesi Asia Kamis lalu, pasangan mata uang GBP/USD bergerak relatif datar, tetap berada di atas level 1,3400 setelah mengalami tekanan tajam selama dua hari sebelumnya. Meskipun tidak mencatat kenaikan signifikan, peluang bullish masih terbuka selama dukungan di zona tersebut tak terputus, serta koreksi tidak berlanjut dari puncak minggu ini di kisaran 1,3565–1,3570. [newsmaker.id]

Faktor Pendorong dan Pembatas

  • Kekuatan dolar AS
    Dolar AS terdorong oleh sentimen risk-off global, menjadikannya aset safe-haven pilihan yang menahan potensi kenaikan GBP/USD, walaupun pound menunjukkan tanda-tanda pemulihan dari fase pelemahan. [newsmaker.id]
  • Beragam data ekonomi AS
    Sektor jasa AS mengalami peningkatan dengan ISM services naik ke 54,4 dari sebelumnya 52,6. Namun, data tenaga kerja memberikan sinyal beragam: laporan ADP menunjukkan pemulihan tenaga kerja lebih lemah dari ekspektasi, dan laporan JOLTS mencatat penurunan lapangan kerja lebih dalam daripada perkiraan, memperlihatkan penurunan permintaan tenaga kerja. Kombinasi data ini mempertahankan ekspektasi pasar bahwa The Fed akan melakukan pemangkasan suku bunga, sehingga menghalangi dolar untuk terus menguat. [newsmaker.id]
  • Nada kebijakan Bank of England (BoE)
    Nada BoE yang tidak terlalu dovish—menunjukkan suku bunga yang mendekati level “netral”—memberi dukungan terhadap pound, sekaligus membatasi laju penurunan GBP/USD. [newsmaker.id]

Prospek dan Kalender Ekonomi

Dengan minimnya data signifikan dari Inggris pada hari tersebut, gerak GBP/USD akan sangat bergantung pada dinamika dolar AS. Berikut poin-poin penting yang akan menjadi fokus pasar:

  1. Initial Jobless Claims (klaim tunjangan pengangguran mingguan AS) – bisa menjadi pemicu jangka pendek.
  2. Nonfarm Payrolls (NFP) AS pada Jumat – menjadi sorotan utama dan berpotensi menentukan arah tren dolar AS, serta menggerakkan pasangan GBP/USD. [newsmaker.id]

Ringkasan Poin-Poin Utama

Poin Detil
Konsolidasi GBP/USD Bergerak di zona 1,3400 setelah tekanan dua hari
Sentimen risk-off Memperkuat dolar, membatasi potensi penguatan pound
Data ekonomi AS ISM services naik, data tenaga kerja melemah
Kebijakan bank sentral BoE tetap hati-hati; Fed diprediksi akan menurunkan suku bunga
Titik perhatian pasar Klaim pengangguran & NFP AS

Kesimpulan: GBP/USD kini berada di zona konsolidasi menunggu pelepasan data ekonomi AS yang krusial. Dolar tetap dominan didorong sentimen safe-haven, sementara pound mendapat dukungan dari arah kebijakan BoE. Keluaran data klaim pengangguran dan NFP AS menjadi faktor penentu selanjutnya.

Sumber: Investing

News Maker 23 – Indonesia News Portal for Traders

Demo EWF

Demo Equityworld

No Comments

Post a Comment