Blog

PT Equityworld Futures Cyber2 Jakarta – Emas Bangkit Lagi di Tengah Euforia Saham

02:36 20 November in Gold
0 Comments
0

Latar Belakang Pergerakan Harga Emas

Harga emas sempat mengalami tekanan signifikan di awal November 2025. Penurunan ini terjadi seiring meredanya ketegangan geopolitik global dan munculnya optimisme pasar setelah Amerika Serikat dan Tiongkok mendekati kesepakatan dagang. Perubahan sentimen ini membuat investor mulai keluar dari aset lindung nilai seperti emas, sehingga harga turun di bawah level $4.000 per ons.

Selain faktor geopolitik, aksi ambil untung teknikal setelah reli ekstrem beberapa pekan sebelumnya turut mempercepat koreksi harga. Fokus pasar kemudian beralih ke keputusan Federal Reserve (The Fed) terkait kebijakan suku bunga.

Dampak Kebijakan The Fed

Ekspektasi pasar mengarah pada pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin. Setelah keputusan diumumkan, The Fed memangkas suku bunga dan mengakhiri program pengurangan neraca pada akhir tahun. Namun, pernyataan Jerome Powell yang menyebut pemangkasan lanjutan belum tentu terjadi di bulan Desember memicu ketidakpastian baru. Akibatnya, harga emas sempat turun hingga di bawah $3.950 per ons.

Meski demikian, tekanan tersebut tidak bertahan lama. Investor menimbang ulang dampak kebijakan moneter dan ketidakpastian geopolitik, sehingga emas kembali melonjak lebih dari 2%, mendekati level $4.000 per ons.

Faktor Geopolitik dan Perdagangan Global

Presiden AS mengumumkan pemangkasan tarif impor terhadap Tiongkok dari 57% menjadi 47% sebagai bagian dari langkah awal gencatan dagang. Sebagai imbal balik, Tiongkok berjanji membeli kedelai, memperluas ekspor tanah jarang, dan menangani penyelundupan fentanil. Namun, pasar saham justru terkoreksi karena keraguan terhadap keberlanjutan kesepakatan tersebut.

Menjelang akhir pekan, harga emas bergerak stabil di sekitar $4.000 per ons. Pasar mulai memahami bahwa gencatan senjata dagang tidak serta-merta menghapus persaingan strategis jangka panjang antara dua ekonomi terbesar dunia.

Permintaan Struktural Tetap Kuat

Meskipun volatilitas menurun, permintaan struktural terhadap emas tetap solid. Sepanjang tahun ini, harga emas tercatat naik lebih dari 50%. Pembelian emas oleh bank sentral dunia meningkat 28% pada kuartal ketiga, memberikan fondasi kuat bagi harga emas dalam jangka panjang. Faktor ini menunjukkan bahwa emas masih menjadi aset pilihan di tengah ketidakpastian global.

Perak dan Minyak: Dinamika Pasar Lain

Tidak hanya emas, perak juga mengalami tekanan di awal pekan, mengikuti jejak emas. Meredanya ketegangan dagang membuat investor beralih ke aset berisiko, sehingga minat terhadap perak sebagai aset aman menurun. Harga perak sempat jatuh ke kisaran $45,50 per ons, terendah dalam lebih dari sebulan. Namun, menjelang keputusan The Fed, pelaku pasar kembali mengambil posisi beli pada perak yang dinilai undervalued. Akhir pekan ditutup dengan harga perak bertahan di atas $48,5 per ons.

Di sisi lain, pasar minyak global dibuka dengan tekanan akibat kekhawatiran OPEC+ akan meningkatkan produksi. Ketakutan akan melimpahnya pasokan membuat harga minyak melemah, meskipun sentimen positif dari gencatan dagang mulai muncul. Data penurunan stok minyak mentah AS sebesar hampir 7 juta barel membantu harga minyak bangkit kembali, meski penguatan dolar AS membatasi kenaikan lebih lanjut.

Tinjauan Teknikal

Untuk emas, rekomendasi teknikal minggu ini adalah:

  • Buy di $4.026, target profit $4.159, stop loss $3.984.
  • Sell di $3.930, target profit $3.796, stop loss $4.000.

Untuk perak:

  • Buy di $48.922, target profit $51.168, stop loss $48.000.
  • Sell di $47.855, target profit $45.523, stop loss $48.050.

Kesimpulan

Kebangkitan harga emas di tengah euforia saham menunjukkan bahwa logam mulia ini tetap menjadi aset strategis dalam menghadapi ketidakpastian global. Faktor fundamental seperti kebijakan moneter, geopolitik, dan permintaan bank sentral terus mendukung tren positif emas. Meski pasar saham sesekali mendominasi perhatian investor, emas tetap menjadi pilihan utama untuk diversifikasi dan perlindungan nilai.

Sumber : Bloomberg.com, Newsmaker

News Maker 23 – Indonesia News Portal for Traders

Demo EWF

Demo Equityworld

No Comments

Post a Comment