Blog

PT Equityworld Futures Cyber2 Jakarta – Dibalik Pergerakan Emas: Faktor Fundamental dan Dampaknya

02:53 14 November in Gold, Uncategorized
0 Comments
0
Sentimen Pasar Berubah Drastis

Harga emas mengalami tekanan signifikan setelah ketegangan geopolitik global mereda. Awalnya, emas menjadi primadona sebagai aset lindung nilai ketika pasar diliputi ketidakpastian. Namun, sinyal kuat bahwa Amerika Serikat dan Tiongkok semakin dekat menuju kesepakatan dagang mengubah arah sentimen. Investor mulai keluar dari emas, mendorong harga turun di bawah level psikologis $4.000 per ons. Koreksi ini juga diperkuat oleh aksi ambil untung teknikal setelah reli ekstrem beberapa pekan sebelumnya.

Peran Kebijakan Federal Reserve

Fokus pasar kemudian beralih ke keputusan Federal Reserve (The Fed). Ekspektasi pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin sempat mendukung optimisme. Namun, pernyataan Jerome Powell yang menyebut pemangkasan lanjutan belum tentu terjadi di bulan Desember memicu ketidakpastian baru. Akibatnya, harga emas sempat turun hingga di bawah $3.950 per ons. Meski demikian, tekanan ini tidak berlangsung lama. Emas kembali menguat lebih dari 2% setelah investor menimbang ulang dampak kebijakan moneter dan risiko geopolitik yang masih mengintai.

Dampak Kesepakatan Dagang AS–Tiongkok

Langkah Presiden AS memangkas tarif impor terhadap Tiongkok dari 57% menjadi 47% menjadi katalis positif. Sebagai imbal balik, Tiongkok berjanji membeli kedelai, memperluas ekspor tanah jarang, dan menangani penyelundupan fentanil. Meski demikian, pasar saham justru terkoreksi karena keraguan terhadap keberlanjutan kesepakatan tersebut. Menjelang akhir pekan, harga emas stabil di sekitar $4.000 per ons, mencerminkan pemahaman bahwa gencatan senjata dagang tidak serta-merta menghapus persaingan strategis jangka panjang.

Permintaan Struktural Tetap Kuat

Walaupun volatilitas menurun, permintaan emas tetap solid. Tahun ini, harga emas tercatat naik lebih dari 50%, didukung pembelian bank sentral dunia yang meningkat 28% pada kuartal ketiga. Faktor ini memberikan fondasi kuat bagi harga emas dalam jangka panjang, sekaligus menegaskan peran emas sebagai aset aman di tengah ketidakpastian global.

Perak Ikut Terkoreksi, Lalu Bangkit

Perak sempat tertekan mengikuti jejak emas. Meredanya ketegangan dagang membuat investor beralih ke aset berisiko, menurunkan minat terhadap perak. Harga perak sempat jatuh ke kisaran $45,50 per ons, terendah dalam lebih dari sebulan. Namun, menjelang keputusan The Fed, pelaku pasar kembali mengambil posisi beli pada perak yang dinilai undervalued. Akhir pekan ditutup dengan harga perak bertahan di atas $48,5 per ons, didukung permintaan industri dari sektor energi terbarukan dan elektronik.

Minyak: Antara Tekanan dan Pemulihan

Pasar minyak global dibuka dengan tekanan akibat kekhawatiran OPEC+ akan meningkatkan produksi. Ketakutan akan melimpahnya pasokan membuat harga melemah, diperparah oleh sanksi tambahan AS terhadap perusahaan energi Rusia. Namun, data penurunan stok minyak mentah AS sebesar 7 juta barel memberikan angin segar, membantu harga minyak bangkit. Meski begitu, penguatan dolar AS membatasi kenaikan lebih lanjut. Konsensus pasar memperkirakan harga Brent akan stabil di sekitar $67,99 per barel dan WTI di kisaran $64,83 per barel.

Tinjauan Teknikal
  • Emas: Buy di $4.026 (TP $4.159, SL $3.984) atau Sell di $3.930 (TP $3.796, SL $4.000).
  • Perak: Buy di $48,922 (TP $51,168, SL $48,000) atau Sell di $47,855 (TP $45,523, SL $48,050).
  • Minyak (Brent): Buy di $65,55 (TP $66,54, SL $65,00) atau Sell di $64,27 (TP $63,34, SL $64,90).
Kesimpulan

Pergerakan emas belakangan ini mencerminkan kompleksitas pasar global. Faktor geopolitik, kebijakan moneter, dan dinamika perdagangan internasional saling memengaruhi arah harga. Meski sempat terkoreksi, emas tetap memiliki prospek positif berkat permintaan struktural yang kuat. Investor disarankan untuk memantau perkembangan fundamental dan teknikal sebelum mengambil keputusan.

Source : Newsmaker.id

News Maker 23 – Indonesia News Portal for Traders

Demo EWF

Demo Equityworld

No Comments

Post a Comment