Blog

PT Equityworld Futures Cyber2 Jakarta – Rally Emas Menguat: Seruan Pemangkasan Suku Bunga oleh Bessent Jadi Pemicu Utama

01:37 14 August in Gold
0 Comments
0

Emas kembali mencatatkan kenaikan signifikan dalam perdagangan sesi Asia pada Kamis (14/8), memperpanjang reli selama tiga hari berturut-turut. Kenaikan ini dipicu oleh meningkatnya ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve, menyusul pernyataan Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, yang mendesak bank sentral untuk menurunkan biaya pinjaman.

Seruan Bessent dan Dampaknya terhadap Pasar

Scott Bessent menyarankan bahwa suku bunga acuan Federal Reserve seharusnya setidaknya 1,5 poin persentase lebih rendah dari level saat ini. Pernyataan ini langsung memengaruhi pasar obligasi, dengan imbal hasil Treasury AS turun tajam. Penurunan imbal hasil ini memberikan dorongan positif bagi emas, yang secara tradisional mendapat keuntungan dari lingkungan suku bunga rendah karena emas tidak memberikan bunga.

Perubahan Sentimen Pasar terhadap Kebijakan Moneter

Pernyataan Bessent menandai perubahan besar dalam sentimen pasar. Bulan lalu, peluang pemangkasan suku bunga pada bulan September diperkirakan kurang dari 50%. Namun kini, konsensus pasar menunjukkan kemungkinan besar adanya pemangkasan sebesar seperempat poin, bahkan beberapa pelaku pasar mulai bertaruh pada pemangkasan yang lebih besar.

Ekspektasi terhadap pelonggaran moneter ini memperkuat daya tarik emas sebagai aset safe haven, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global dan ketegangan geopolitik yang masih berlangsung.

Kinerja Emas Tahun Ini: Lonjakan 28%

Emas telah mencatatkan kenaikan harga sebesar 28% sepanjang tahun ini, dengan sebagian besar lonjakan terjadi dalam empat bulan pertama. Faktor utama pendorong kenaikan ini adalah:

  • Ketegangan geopolitik dan perang dagang yang mendorong permintaan aset aman.
  • Pembelian besar-besaran oleh bank sentral di berbagai negara.
  • Ketidakpastian kebijakan moneter global.

Kombinasi faktor-faktor tersebut menjadikan emas sebagai pilihan utama investor yang mencari perlindungan nilai.

Pergerakan Harga Terkini

Pada pukul 07:25 pagi waktu Singapura, harga emas spot naik 0,5% menjadi $3.372,03 per ons, setelah sebelumnya naik 0,2% pada sesi sebelumnya. Harga emas batangan juga diperdagangkan mendekati $3.370 per ons. Sementara itu, indeks Bloomberg Dollar Spot turun 0,1%, memberikan dukungan tambahan bagi harga emas.

Tak hanya emas, logam mulia lainnya seperti perak, platinum, dan paladium juga mencatatkan penguatan, menunjukkan bahwa sentimen positif terhadap sektor komoditas logam mulia sedang menguat.

Ketidakpastian Tarif Impor Emas AS

Di tengah reli harga emas, pasar juga menghadapi kebingungan terkait kebijakan tarif impor emas batangan ke AS. Ketidakjelasan ini sempat menyebabkan lonjakan premi untuk emas berjangka di New York dibandingkan harga spot di London.

Presiden Donald Trump sempat menyatakan bahwa tidak akan ada pungutan tarif, yang menyebabkan penyelarasan harga antara kedua pasar. Namun, kurangnya rincian lebih lanjut dari pemerintah membuat pelaku pasar tetap waspada terhadap kemungkinan perubahan kebijakan mendadak.

Prospek ke Depan: Apakah Reli Akan Berlanjut?

Dengan meningkatnya ekspektasi terhadap pemangkasan suku bunga dan ketidakpastian global yang belum mereda, prospek emas dalam jangka pendek masih terlihat positif. Namun, investor tetap perlu memperhatikan beberapa faktor risiko:

  • Kejelasan kebijakan moneter dari Federal Reserve.
  • Perkembangan geopolitik, terutama di kawasan Timur Tengah dan Asia.
  • Stabilitas ekonomi global dan data inflasi.

Jika Federal Reserve benar-benar melakukan pemangkasan suku bunga seperti yang disarankan oleh Bessent, maka emas kemungkinan besar akan melanjutkan reli-nya. Namun, jika bank sentral memilih untuk menahan suku bunga, maka tekanan koreksi bisa saja terjadi.

Sumber: Bloomberg, ewfpro

News Maker 23 – Indonesia News Portal for Traders

Demo EWF

Demo Equityworld

No Comments

Post a Comment