Blog

PT Equityworld Futures Cyber2 Jakarta – Fundamental Kuat, Perak Diprediksi Naik Lebih Tinggi di 2025

01:31 08 August in Commodity
0 Comments
0

Lonjakan Permintaan dan Defisit Pasokan Jadi Katalis Utama

Tahun 2025 menjadi titik balik penting bagi pasar perak global. Kombinasi antara defisit pasokan dan lonjakan permintaan industri telah memperkuat fundamental logam mulia ini. Menurut berbagai analisis pasar, defisit pasokan perak diperkirakan mencapai 118 juta ons pada tahun ini, melanjutkan tren kekurangan yang sudah terjadi sejak 2024

Penurunan produksi global, terutama dari tambang-tambang besar yang belum sepenuhnya pulih pasca pandemi, menjadi penyebab utama.

Di sisi lain, permintaan industri terhadap perak terus meningkat, terutama dari sektor energi terbarukan seperti panel surya, serta elektronik dan teknologi AI. Perak memiliki sifat konduktivitas tinggi yang menjadikannya bahan penting dalam berbagai komponen teknologi modern. Lonjakan ini menciptakan tekanan tambahan pada pasokan yang sudah terbatas.

Dukungan dari Investor dan Aset Safe Haven

Selain permintaan industri, minat investor terhadap perak sebagai aset safe haven juga meningkat. Ketidakpastian ekonomi global, termasuk potensi penurunan suku bunga oleh Federal Reserve dan ketegangan geopolitik, mendorong investor mencari perlindungan dalam logam mulia. Meskipun emas masih menjadi pilihan utama, perak mulai menunjukkan performa yang tidak kalah menarik.

Harga perak telah mengalami kenaikan signifikan sejak awal tahun, dengan beberapa analis memperkirakan target harga berada di kisaran $34–$40 per ons dalam 6–12 bulan ke depan

Momentum ini didorong oleh ekspektasi kebijakan moneter yang lebih longgar dan kekhawatiran terhadap inflasi.

Koreksi Teknis dan Volatilitas Jangka Pendek

Meski tren jangka menengah menunjukkan arah naik, pasar perak tidak lepas dari koreksi teknikal. Setelah reli besar yang terjadi pada paruh pertama 2025, banyak trader dan institusi mulai mengambil keuntungan, menyebabkan harga sempat tersandung di level $36 per ons

Koreksi ini dianggap wajar dalam konteks pasar yang sedang mencari konfirmasi fundamental lanjutan.

Volatilitas jangka pendek juga dipengaruhi oleh pergerakan dolar AS. Ketika dolar menguat, harga perak cenderung melemah karena menjadi lebih mahal bagi pembeli non-dolar. Namun, pelemahan dolar yang terjadi belakangan ini justru memberikan ruang bagi perak untuk kembali menguat.

Perak Tidak Lagi Bayangan Emas

Selama bertahun-tahun, perak sering dianggap sebagai “bayangan emas” — logam mulia yang mengikuti pergerakan emas namun dengan volatilitas lebih tinggi. Namun, di tahun 2025, narasi ini mulai berubah. Perak menunjukkan fundamental yang semakin kokoh, menjadikannya sebagai logam mulia dengan prospek pertumbuhan paling menjanjikan tahun ini

Dengan dukungan dari sektor industri dan investor, serta defisit pasokan yang terus berlanjut, perak mulai mengambil panggung utama dalam portofolio komoditas global. Beberapa analis bahkan menyebut bahwa perak memiliki potensi untuk mengungguli emas dalam hal pertumbuhan harga, terutama jika tren energi terbarukan terus berkembang.

Prospek Jangka Panjang: Optimisme yang Beralasan

Melihat ke depan, prospek perak tetap positif. Defisit pasokan diperkirakan akan berlanjut hingga beberapa tahun ke depan, sementara permintaan dari sektor teknologi dan energi hijau terus meningkat. Selain itu, jika kebijakan moneter global mulai melonggar, minat terhadap aset safe haven seperti perak akan semakin tinggi.

Namun, investor tetap perlu memperhatikan faktor-faktor eksternal seperti kebijakan suku bunga, kondisi geopolitik, dan pergerakan mata uang. Meskipun fundamental perak kuat, pasar tetap rentan terhadap perubahan sentimen global.

Level Resistensi 2: $ 38.503

Level Resistensi 1: $ 38.391

Level Support 1: $ 38.111

Level Support 2: $ 38.411

DISCLAIMER

Catatan: Artikel ini hanya analisis dan bukan referensi definitif. Perhatikan perkembangan aspek fundamental dan teknis dalam bertransaksi sebelum mengambil keputusan investasi.

 

Sumber: Newsmaker.id-(ayu)

News Maker 23 – Indonesia News Portal for Traders

Demo EWF

Demo Equityworld

No Comments

Post a Comment