Blog

PT Equityworld Futures Cyber2 Jakarta – Perak Tertekan di Tengah Gempuran NFP dan Ketegangan Tarif Global

01:06 04 August in Commodity
0 Comments
0

Harga perak mengalami tekanan signifikan dalam beberapa pekan terakhir, dipengaruhi oleh kombinasi faktor ekonomi dan geopolitik yang kompleks. Ketegangan tarif yang dipicu oleh kebijakan Presiden AS Donald Trump serta rilis data ketenagakerjaan AS (Non-Farm Payroll/NFP) menjadi dua pemicu utama yang mengguncang pasar logam mulia, termasuk perak.

Dampak NFP terhadap Harga Perak

Data NFP yang lebih kuat dari ekspektasi biasanya memperkuat dolar AS, yang pada gilirannya menekan harga komoditas seperti perak. Dalam laporan terbaru, data ketenagakerjaan AS menunjukkan peningkatan signifikan, menandakan bahwa ekonomi AS masih cukup kuat. Hal ini memicu penguatan dolar dan mengurangi daya tarik aset safe haven seperti perak.

Investor yang sebelumnya mengantisipasi pelonggaran kebijakan moneter oleh The Fed kini harus menyesuaikan ekspektasi mereka. Dengan ekonomi yang menunjukkan ketahanan, kemungkinan penurunan suku bunga menjadi lebih kecil, sehingga menekan harga perak yang tidak memberikan imbal hasil.

Ketegangan Tarif dan Dampaknya pada Pasar Logam

Selain faktor ekonomi, kebijakan perdagangan agresif dari Presiden Trump turut memperburuk sentimen pasar. Trump menolak perpanjangan tarif terhadap 14 negara dan bahkan mengumumkan tarif baru hingga 50% untuk impor tembaga. Lebih ekstrem lagi, ancaman tarif 200% terhadap produk farmasi menambah ketidakpastian global

Langkah-langkah ini memicu kekhawatiran akan terganggunya rantai pasok global, terutama untuk logam industri seperti tembaga dan perak. Meskipun perak memiliki karakteristik sebagai logam mulia dan industri, ketidakpastian perdagangan membuat investor lebih berhati-hati dalam mengambil posisi.

Pergerakan Harga Perak di Pasar

Harga perak sempat melonjak ke level tertinggi sejak 2011, yakni $38,85 per troy ons pada awal Juli, dipicu oleh lonjakan permintaan safe haven dan spekulasi atas tarif baru. Namun, penguatan dolar AS dan meningkatnya ketegangan dagang antara AS dengan Uni Eropa dan Meksiko—dua produsen perak terbesar dunia—membuat harga kembali terkoreksi

Pada pertengahan Juli, harga perak bergerak dalam kisaran ketat di sekitar $38, menandakan pasar sedang menunggu arah kebijakan lebih lanjut dari AS. Di akhir pekan perdagangan, harga sedikit melemah ke $38,20 per ons, seiring dengan rilis data ekonomi AS yang kuat dan meredam ekspektasi pelonggaran suku bunga oleh The Fed.

Analisis Teknikal dan Rekomendasi Perdagangan

Secara teknikal, harga perak berada di level $36,529 dengan beberapa titik resistance dan support yang perlu diperhatikan oleh trader:

  • Resistance 1: $36,829
  • Resistance 2: $36,969
  • Support 1: $36,229
  • Support 2: $36,089

Rekomendasi perdagangan dari analis NewsMaker menyarankan untuk membeli jika harga menembus di atas $36,350 dan menjual jika harga menembus di bawah $36,750

Namun, investor tetap diingatkan untuk memperhatikan perkembangan fundamental dan teknikal sebelum mengambil keputusan investasi.

Sentimen Pasar dan Prospek ke Depan

Ketegangan geopolitik dan kebijakan proteksionis dari AS menjadi faktor utama yang membentuk sentimen pasar saat ini. Ancaman tarif yang terus meningkat, terutama terhadap negara-negara produsen logam, membuat pasar perak sangat rentan terhadap volatilitas.

Di sisi lain, jika ketegangan mereda dan ada sinyal pelonggaran kebijakan moneter dari bank sentral global, perak bisa kembali menguat sebagai aset safe haven. Namun, selama ketidakpastian masih tinggi, investor cenderung memilih pendekatan konservatif.

Kesimpulan

Harga perak saat ini berada dalam tekanan akibat kombinasi antara data ekonomi AS yang kuat dan kebijakan perdagangan yang agresif. Meskipun sempat menunjukkan penguatan, perak kembali terkoreksi karena penguatan dolar dan ketegangan dagang global. Bagi investor dan trader, penting untuk terus memantau perkembangan geopolitik dan data ekonomi makro untuk menentukan strategi yang tepat dalam menghadapi volatilitas pasar logam mulia.

Sumber: Newsmaker.id

News Maker 23 – Indonesia News Portal for Traders

Demo EWF

Demo Equityworld

 

No Comments

Post a Comment