EWF_CYBER2 | Beli Dolar Tanpa Underlying Maksimal US$10.000, Ini Alasan BI
Bank Indonesia (BI) kembali memangkas batas pembelian tunai valuta asing terhadap Rupiah tanpa underlying menjadi US$10.000 per pelaku per bulan....
Bank Indonesia (BI) kembali memangkas batas pembelian tunai valuta asing terhadap Rupiah tanpa underlying menjadi US$10.000 per pelaku per bulan....
Kementerian Keuangan China sempat mendengar informasi yang salah tentang kondisi fiskal di Indonesia....
OJK menyatakan pasar modal Indonesia masih dipengaruhi ketidakpastian global, namun resiliensi terjaga dengan pertumbuhan investor dan likuiditas yang baik....
Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk memotong ambang batas (threshold) pembelian valas yang dilakukan tanpa dokumen pendukung (underlying)....
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sejumlah organisasi kemahasiswaan menilai kondisi ekonomi dan politik Indonesia saat ini tidak dapat disamakan dengan situasi menjelang Reformasi 1998. Meski berbagai tantangan masih dihadapi, ruang demokrasi dan...
Bank Mega Syariah optimis pertumbuhan pembiayaan komersial 2026 meski dolar AS menguat. Fokus pada sektor produktif dan ekspor untuk peluang pertumbuhan....
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah pada akhir perdagangan Kamis (18/6/2026), dengan penurunan 32 poin atau sekitar 0,18% ke level Rp17.794....
Jakarta – Dolar Amerika Serikat (AS) mempertahankan penguatannya di pasar global setelah sejumlah pejabat Federal Reserve (The Fed) kembali mengirimkan sinyal kebijakan moneter yang cenderung hawkish. Sikap tersebut memperkuat keyakinan investor bahwa suku bunga AS kemungkinan akan tetap berada di level tinggi untuk jangka waktu...