Blog

PT Equityworld Futures Cyber2 Jakarta | Anna Paulson: Kenaikan Suku Bunga The Fed Belum Berakhir

07:59 25 September in Business
0 Comments
0

Jakarta, 25 September 2026 – Presiden Federal Reserve Philadelphia Anna Paulson mengisyaratkan bahwa siklus pengetatan moneter The Fed masih belum sepenuhnya selesai. Menurutnya, peluang kenaikan suku bunga tambahan tetap terbuka apabila inflasi Amerika Serikat belum kembali menuju target bank sentral sebesar 2%. [newsmaker.id]

Dalam pernyataannya, Paulson menilai kenaikan suku bunga yang dilakukan pada September telah membantu mengarahkan kebijakan moneter ke posisi yang lebih kuat dalam menghadapi tekanan inflasi yang masih membandel. Ia menegaskan bahwa prioritas utama bank sentral saat ini tetap mengembalikan stabilitas harga meskipun perekonomian AS masih menunjukkan ketahanan yang cukup solid. [newsmaker.id]

Menariknya, Paulson yang sebelumnya dikenal memiliki pandangan lebih dovish kini mengambil sikap yang lebih tegas terhadap inflasi. Ia menyatakan akan mendukung langkah kebijakan apa pun yang diperlukan untuk mengembalikan inflasi ke target 2%, termasuk apabila diperlukan pengetatan lebih lanjut. [newsmaker.id]

Menurut Paulson, kondisi inflasi saat ini belum menunjukkan kemajuan yang cukup memuaskan. Ia mengatakan bahwa perkembangan paling positif yang dapat dicatat saat ini adalah tekanan harga tidak semakin memburuk. Namun, inflasi inti masih berada pada tingkat yang relatif tinggi sehingga membutuhkan perhatian serius dari para pembuat kebijakan. [newsmaker.id]

Selain faktor permintaan domestik, Paulson juga menyoroti perkembangan pesat teknologi kecerdasan buatan atau AI sebagai salah satu faktor yang berpotensi mempertahankan tekanan inflasi. Gelombang investasi besar dalam pembangunan infrastruktur AI dinilai dapat meningkatkan permintaan sekaligus biaya di sejumlah sektor ekonomi, sehingga berpotensi memberikan dampak terhadap tingkat harga. [newsmaker.id]

Di tengah kekhawatiran inflasi tersebut, Paulson mengakui bahwa ekonomi AS masih menunjukkan kekuatan. Sejumlah indikator mengindikasikan adanya peningkatan momentum pertumbuhan, namun perubahan risiko inflasi menjelang keputusan suku bunga September membuat The Fed tetap harus berhati-hati dalam menentukan arah kebijakan berikutnya. [newsmaker.id]

Analisis

Pernyataan Anna Paulson memperkuat pandangan bahwa perjuangan The Fed melawan inflasi masih jauh dari selesai. Sikap yang semakin hawkish dari pejabat yang sebelumnya cenderung dovish menunjukkan meningkatnya kekhawatiran terhadap tekanan harga yang belum sepenuhnya terkendali. [newsmaker.id]

Bagi pasar keuangan, komentar ini dapat memperkuat ekspektasi bahwa suku bunga AS akan bertahan di level tinggi lebih lama. Jika data ekonomi terus menunjukkan pertumbuhan yang kuat dan inflasi tetap bertahan di atas target, peluang kenaikan suku bunga lanjutan akan semakin besar. Kondisi tersebut berpotensi mendukung penguatan dolar AS, menekan harga emas, dan meningkatkan volatilitas di pasar saham global. [newsmaker.id]

Sumber: Newsmaker.id [newsmaker.id]

Profil Perusahaan

Ilustrasi Transaksi

Hubungi Kami

Legalitas Perusahaan

No Comments

Post a Comment