Blog

PT Equityworld Futures Cyber2 Jakarta | Harga Minyak Menguat di Tengah Lonjakan Yield AS dan Meningkatnya Risiko Geopolitik Timur Tengah

09:14 18 August in Commodity
0 Comments
0

Harga minyak dunia kembali mencatat penguatan seiring meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap risiko geopolitik di Timur Tengah. Sentimen tersebut muncul setelah prospek penyelesaian konflik dan hubungan antara Amerika Serikat dengan Iran semakin tidak pasti, sehingga mendorong pelaku pasar memasukkan kembali premi risiko ke dalam harga energi. [kpfsemaran…dpress.com]

Pada perdagangan terbaru, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) tercatat menguat sekitar 0,6% ke kisaran US$85 per barel. Sementara itu, minyak Brent bertahan di atas level US$90 per barel, mencerminkan meningkatnya kekhawatiran terhadap potensi gangguan pasokan dari kawasan Timur Tengah yang selama ini menjadi salah satu pusat produksi energi dunia. [kpfsemaran…dpress.com]

Ketegangan geopolitik menjadi faktor utama yang mendukung kenaikan harga. Pasar menyoroti memburuknya hubungan antara Washington dan Teheran setelah Presiden AS Donald Trump menolak memperpanjang kesepakatan sementara dengan Iran. Di saat yang sama, konflik yang kembali memanas di Lebanon turut menambah ketidakpastian kawasan dan meningkatkan kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan minyak global. [kpfsemaran…dpress.com]

Kawasan Timur Tengah memiliki peran strategis dalam rantai pasok energi dunia. Oleh karena itu, setiap peningkatan risiko konflik berpotensi mengganggu produksi maupun distribusi minyak. Investor juga mencermati keamanan jalur pelayaran penting seperti Selat Hormuz, yang merupakan salah satu jalur utama perdagangan minyak internasional. Gangguan di wilayah tersebut dapat memengaruhi arus pasokan dan mendorong harga energi lebih tinggi. [kpfsemaran…dpress.com], [lintasbisnis.com]

Selain faktor geopolitik, pasar juga dihadapkan pada kenaikan yield obligasi pemerintah Amerika Serikat. Lonjakan yield umumnya mencerminkan ekspektasi investor terhadap kondisi ekonomi dan kebijakan suku bunga The Fed. Namun, dalam kondisi saat ini, kekhawatiran terhadap pasokan minyak tampaknya lebih dominan sehingga mampu menopang harga komoditas tersebut. [kpfsemaran…dpress.com]

Kenaikan harga minyak kembali memunculkan kekhawatiran mengenai inflasi global. Energi merupakan komponen penting dalam biaya transportasi, logistik, dan produksi berbagai sektor industri. Jika tren kenaikan harga minyak berlanjut, tekanan inflasi berpotensi meningkat dan dapat memengaruhi arah kebijakan bank-bank sentral di berbagai negara, termasuk Federal Reserve. [kpfsemaran…dpress.com], [investasi….ntan.co.id]

Ke depan, pelaku pasar diperkirakan akan terus memantau perkembangan konflik di Timur Tengah serta dinamika hubungan AS dan Iran. Selama ketidakpastian geopolitik masih tinggi dan risiko gangguan pasokan tetap membayangi, harga minyak berpotensi bertahan pada level yang relatif kuat meskipun kondisi permintaan global belum menunjukkan lonjakan signifikan. [kpfsemaran…dpress.com], [investor.id]

Sumber: NewsMaker I

Profil Perusahaan

Ilustrasi Transaksi

Hubungi Kami

Legalitas Perusahaan

No Comments

Post a Comment