Blog

PT Equityworld Futures Cyber2 Jakarta | Harga Emas Pertahankan Kenaikan Usai Pidato Warsh Redam Kekhawatiran Suku Bunga

09:53 02 July in Gold
0 Comments
0

Jakarta – Harga emas dunia berhasil mempertahankan penguatannya setelah pernyataan pejabat Federal Reserve AS, Kevin Warsh, memberikan sinyal yang lebih moderat terkait prospek kebijakan suku bunga Amerika Serikat. Sikap tersebut meredakan kekhawatiran pasar bahwa bank sentral AS akan kembali menaikkan suku bunga untuk menekan inflasi. [validnews.id]

Pada perdagangan Kamis pagi (2/7), harga emas spot tercatat naik sekitar 0,3% menjadi US$4.053,57 per troy ounce. Kenaikan ini melanjutkan penguatan sehari sebelumnya sebesar 0,6%, sekaligus menghentikan tren pelemahan yang terjadi selama dua sesi berturut-turut. [validnews.id]

Sentimen positif bagi logam mulia muncul setelah Warsh menyampaikan pandangannya dalam forum Bank Sentral Eropa di Portugal. Pernyataannya dinilai tidak seagresif perkiraan pasar, terutama terkait respons Federal Reserve terhadap tekanan inflasi yang sempat meningkat akibat kenaikan harga energi dan ketegangan geopolitik di Timur Tengah. [validnews.id]

Warsh menegaskan bahwa risiko inflasi dalam beberapa pekan terakhir menunjukkan tanda-tanda mereda. Ia juga menyatakan bahwa ekspektasi inflasi jangka pendek mengalami penurunan, meskipun The Fed tetap berkomitmen untuk mengembalikan inflasi ke target 2%. Sikap tersebut mengurangi spekulasi mengenai kemungkinan pengetatan kebijakan moneter lebih lanjut. [validnews.id]

Bagi pasar emas, prospek suku bunga yang lebih rendah atau setidaknya tidak meningkat menjadi faktor pendukung utama. Emas dikenal sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil (yield), sehingga biasanya kurang menarik ketika suku bunga dan imbal hasil obligasi naik. Sebaliknya, ketika peluang kenaikan suku bunga mengecil, daya tarik emas cenderung meningkat. [validnews.id]

Di sisi lain, data ekonomi Amerika Serikat masih menunjukkan gambaran yang beragam. Aktivitas manufaktur terus mengalami ekspansi selama enam bulan berturut-turut pada Juni, meskipun lajunya melambat. Sementara itu, sektor ketenagakerjaan swasta tetap mencatat pertumbuhan yang kuat dan menjadi periode perekrutan terbaik dalam lebih dari setahun terakhir. [validnews.id]

Pelaku pasar kini menantikan rilis data ketenagakerjaan AS yang dinilai dapat memberikan petunjuk lebih jelas mengenai arah kebijakan Federal Reserve ke depan. Jika data menunjukkan perlambatan ekonomi atau pasar tenaga kerja yang mulai melemah, peluang pelonggaran kebijakan moneter dapat meningkat dan berpotensi memberikan dukungan tambahan bagi harga emas. [validnews.id]

Secara keseluruhan, kombinasi meredanya kekhawatiran inflasi, pernyataan Warsh yang lebih moderat, serta ketidakpastian ekonomi global membuat emas tetap menjadi salah satu instrumen yang diminati investor sebagai aset lindung nilai (safe haven). [validnews.id]

Sumber: Newsmaker.id

Profil Perusahaan

Ilustrasi Transaksi

Hubungi Kami

Legalitas Perusahaan

No Comments

Post a Comment