Blog

PT Equityworld Futures Cyber2 Jakarta – Emas Pecah Rekor Lagi: Apa Penyebab Harga Tembus All-Time High?

01:41 12 January in Gold
0 Comments
0

Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa, didorong oleh sejumlah faktor makro dan geopolitik yang kian memanas. [newsmaker.id]

Tren Harga Terbaru

  • Pada sesi terakhir, harga emas naik lebih dari 1% dan menembus harga tertingginya sebelumnya di US$ 4.390 per ounce (level Oktober). [newsmaker.id]
  • Spot gold di Singapura tercatat berada di US$ 4.386,32 (+1,1%), dan indeks dolar Bloomberg turun sekitar 0,1%. [newsmaker.id]

Pemangkasan Suku Bunga The Fed

  • Ekspektasi bahwa The Fed akan melakukan dua kali pemangkasan suku bunga tahun 2026 memberikan dukungan besar terhadap reli harga emas. [newsmaker.id]
  • Kebijakan moneter yang longgar membuat aset non-bunga seperti emas lebih menarik.

Ketegangan Geopolitik sebagai Safe-Haven

  • Ketegangan global, seperti blokade minyak Venezuela oleh AS dan serangan ke tanker “shadow fleet” Rusia oleh Ukraina, mendorong arus modal ke emas sebagai aset pelindung (safe-haven). [newsmaker.id]

Permintaan Institusional dan ETF

  • Emas mencatat salah satu penguatan tahunan terbaik sejak 1979, didukung oleh:
    • Pembelian agresif oleh bank sentral.
    • Influx inflow ke ETF emas—lima minggu berturut-turut tercatat kenaikan arus masuk dana. [newsmaker.id]
    • Menurut World Gold Council, kepemilikan ETF emas naik setiap bulan kecuali Mei. [newsmaker.id]

Proyeksi Lanjutan

  • Goldman Sachs memberikan pandangan dasar bahwa harga emas bisa mencapai US$ 4.900 per ounce pada 2026. Skenario ini mencerminkan risiko kenaikan lebih tinggi dari target dasar. [newsmaker.id]

Perubahan Perilaku Investor

  • Permintaan emas kini datang tidak hanya dari investor tradisional, tetapi juga dari:
    • Penerbit stablecoin seperti Tether.
    • Treasury korporasi yang mulai mengalokasikan cadangan ke dalam emas, menunjukkan diversifikasi yang lebih luas. [newsmaker.id]

Logam Mulia Lainnya Naik Tajam

  • Perak mencetak rekor pada level US$ 68,99 per ounce, naik 2,7%. [newsmaker.id]
  • Platinum naik delapan sesi berturut-turut dan menembus US$ 2.000, mencapai +125% YoY. [newsmaker.id]
  • Palladium melonjak sekitar 4,5%. [newsmaker.id]

Sumber: Newsmaker

News Maker 23 – Indonesia News Portal for Traders

Demo EWF

Demo Equityworld


Kesimpulan

Reli emas ini ditopang oleh perpaduan antara kebijakan moneter longgar, ketegangan geopolitik, dan permintaan kuat dari kalangan institusional & ritel—terutama melalui ETF. Dengan dukungan dari berbagai arah tersebut, banyak analis memperkirakan bahwa jalur menuju US$ 5.000 per ounce bukan sekadar imajinasi.

No Comments

Post a Comment