PT Equityworld Futures Cyber2 Jakarta – Perak: Profit Taking vs Prospek Pelonggaran – Menakar Arah Harga di Tengah Ketidakpastian Global
Penguatan Tipis di Tengah Koreksi Sebelumnya
Harga perak pada perdagangan Selasa pagi, 12 Agustus 2025, mencatat penguatan tipis ke kisaran US$37,80 per ons, naik sekitar 0,4% dibandingkan penutupan sebelumnya. Kenaikan ini terjadi setelah sehari sebelumnya perak sempat terkoreksi lebih dari 1,9%, dipicu oleh penguatan dolar AS dan ketidakpastian pasar terkait kebijakan tarif logam mulia. Koreksi tersebut mencerminkan aksi profit taking oleh investor yang sebelumnya menikmati lonjakan harga signifikan.
Tekanan Jangka Pendek vs Optimisme Jangka Panjang
Meski tekanan jangka pendek masih membayangi, prospek jangka panjang perak dinilai tetap positif. Hal ini didukung oleh beberapa faktor fundamental, termasuk:
- Kenaikan harga emas yang turut mendorong minat terhadap logam mulia lainnya.
- Permintaan terhadap aset safe haven di tengah ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global.
- Defisit pasokan global, yang diperkirakan mencapai 206 juta ons, menjadi katalis utama bagi potensi kenaikan harga.
HSBC bahkan menaikkan proyeksi harga rata-rata perak di tahun 2025 menjadi US$35,14 per ons, mencerminkan keyakinan terhadap tren bullish jangka panjang.
Dolar AS dan Kebijakan Tarif: Faktor Penentu Volatilitas
Penguatan dolar AS menjadi salah satu hambatan utama bagi reli harga perak. Ketika dolar menguat, harga komoditas yang dihargai dalam dolar cenderung melemah karena menjadi lebih mahal bagi pembeli internasional. Selain itu, ketidakpastian terkait kebijakan tarif logam mulia, terutama dari Amerika Serikat, turut menambah tekanan terhadap harga perak.
Namun, di sisi lain, kebijakan pelonggaran moneter yang diantisipasi dari bank sentral seperti Federal Reserve dapat menjadi angin segar bagi pasar komoditas. Ekspektasi pemangkasan suku bunga biasanya melemahkan dolar dan meningkatkan daya tarik aset non-yielding seperti perak.
Strategi Perdagangan: Level Kunci dan Rekomendasi
Dalam analisis teknikal, beberapa level penting menjadi acuan bagi para trader:
- Level Resistensi 1: US$37,956
- Level Resistensi 2: US$38,161
- Level Support 1: US$37,606
- Level Support 2: US$37,401
Rekomendasi perdagangan yang diberikan dalam artikel adalah:
- Beli jika harga bergerak ke kisaran US$37,881
- Jual jika harga bergerak ke kisaran US$37,681
Strategi ini mencerminkan pendekatan konservatif dalam menghadapi volatilitas pasar, dengan fokus pada breakout dan retracement dari level-level teknikal utama.
Perak dan Emas: Dinamika Safe Haven di Tengah Ketidakpastian
Korelasi antara perak dan emas tetap kuat, terutama dalam konteks permintaan sebagai aset safe haven. Ketika ketegangan geopolitik meningkat atau data ekonomi menunjukkan pelemahan, investor cenderung beralih ke logam mulia sebagai bentuk perlindungan nilai.
Kenaikan harga emas yang signifikan dalam beberapa bulan terakhir turut mendorong minat terhadap perak, yang sering dianggap sebagai alternatif lebih murah namun tetap bernilai strategis.
Defisit Pasokan: Katalis Fundamental yang Kuat
Salah satu faktor paling menonjol dalam prospek bullish perak adalah defisit pasokan global. Dengan proyeksi defisit mencapai 206 juta ons, pasar perak menghadapi ketidakseimbangan antara permintaan dan penawaran. Faktor ini diperkuat oleh meningkatnya kebutuhan industri, terutama dari sektor teknologi bersih seperti panel surya dan kendaraan listrik, yang menggunakan perak sebagai komponen utama.
Kesimpulan: Menavigasi Pasar Perak dengan Bijak
Pasar perak saat ini berada dalam persimpangan antara aksi profit taking jangka pendek dan prospek pelonggaran moneter yang dapat mendorong harga lebih tinggi. Investor dan trader perlu memperhatikan:
- Perkembangan kebijakan suku bunga dari bank sentral utama.
- Pergerakan dolar AS sebagai indikator utama tekanan harga.
- Data pasokan dan permintaan global, khususnya dari sektor industri dan investasi.
Dengan pendekatan analitis yang seimbang antara aspek teknikal dan fundamental, peluang di pasar perak tetap terbuka lebar bagi mereka yang mampu membaca arah dengan cermat.
Source : Newsmaker.id
No Comments