PT Equityworld Futures Cyber2 Jakarta – Harga Minyak Stabil Setelah Penurunan Tajam
Harga minyak mentah mengalami stabilisasi setelah penurunan tajam yang terjadi baru-baru ini. Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan di atas $57 per barel setelah turun 2% pada hari Senin, sementara harga minyak mentah Brent ditutup mendekati $60
Stabilitas ini terjadi di tengah prospek pasokan yang lebih banyak dari OPEC+ dan ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok yang terus berlanjut
Peningkatan Produksi OPEC+
Arab Saudi telah memperingatkan akan adanya kenaikan produksi lebih lanjut jika anggota kelompok yang kelebihan produksi tidak mengikuti aturan yang telah disepakati
Keputusan untuk meningkatkan produksi secara signifikan pada bulan Juni telah diumumkan oleh para delegasi OPEC
Langkah ini diambil untuk mengatasi ketidakpatuhan beberapa anggota terhadap batasan produksi yang telah ditetapkan.
Dampak Perang Dagang AS-Tiongkok
Ketegangan perdagangan antara dua ekonomi terbesar dunia, Amerika Serikat dan Tiongkok, terus membebani prospek harga minyak
Perang dagang ini mengancam pertumbuhan global dan menciptakan ketidakpastian di pasar energi
Presiden AS Donald Trump telah menyatakan bahwa ia bersedia menurunkan tarif terhadap China “pada suatu saat,” tetapi tidak memiliki rencana untuk berbicara dengan mitranya dari China minggu ini
Tekanan Bearish di Pasar Minyak
Peningkatan pasokan oleh OPEC dan sekutunya telah memperburuk tekanan bearish untuk harga minyak berjangka
Harga minyak mendekati level terendah dalam empat tahun terakhir karena ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok
Sentimen bearish ini diperparah oleh keputusan OPEC+ untuk meningkatkan produksi minyak, yang menyebabkan kekhawatiran akan banjir pasokan global
Prospek Masa Depan
Meskipun harga minyak saat ini stabil, prospek masa depan tetap tidak pasti. Peningkatan produksi oleh OPEC+ dan ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok akan terus menjadi faktor utama yang mempengaruhi harga minyak
Para analis memperkirakan bahwa jika ketegangan perdagangan berlanjut, harga minyak bisa kembali mengalami penurunan signifikan
Sumber: Bloomberg, ewfpro
No Comments